Tidak Bisa Transaksi Forward Membuat Indonesia Kalah Saing

0
420

Kepala Badan Pelaksana BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji), Fadlul Imansyah, blak-blakan soal satu hal: Indonesia masih kalah saing dari Malaysia dalam menarik investasi asing, khususnya di sektor keuangan syariah.

Menurutnya, masalah utama ada di perbedaan regulasi. Malaysia dinilai lebih siap dan fleksibel dalam membuat aturan yang ramah investor global, sementara Indonesia masih punya banyak batasan.

“Pertanyaannya, kenapa kita nggak bisa jadi nomor satu? Malaysia itu benar-benar menjadikan negaranya menarik buat investor asing masuk,” kata Fadlul dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta.

Contoh Nyata: BPKH Sulit Lindungi Nilai Tukar

Fadlul memberi contoh dari pengalaman langsung BPKH. Dalam mengelola dana haji, BPKH perlu membeli dolar AS untuk berbagai kebutuhan operasional jemaah di luar negeri. Idealnya, mereka bisa menggunakan transaksi forward.

Buat yang belum familiar, transaksi forward itu semacam kesepakatan beli valas sekarang dengan harga yang dikunci hari ini, tapi penyerahan uangnya dilakukan nanti. Tujuannya jelas: melindungi nilai dari risiko naik-turunnya kurs.

Masalahnya, BPKH belum bisa melakukan transaksi forward karena fatwa yang ada belum mengatur hal tersebut secara jelas.

“Kami sudah minta fatwa soal forward transaction, supaya nggak perlu beli dolar tiap saat. Kenapa nggak bisa inventori saja? Kalau bentuknya rupiah terus, ada potensi rugi,” jelas Fadlul.

Serba Salah: Nggak Bisa Forward, Nggak Bisa Simpan Dolar

Di sisi lain, BPKH juga tidak bisa seenaknya menyimpan dolar AS sebagai cadangan. Kenapa? Karena secara pembukuan, neraca BPKH berbasis rupiah. Kalau terlalu banyak simpan aset dalam dolar, itu bisa dianggap berisiko secara akuntansi karena ada potensi kerugian nilai tukar.

Jadinya, posisi BPKH serba tanggung: mau lindung nilai dengan forward, belum bisa karena aturan, mau simpan dolar, juga bermasalah secara akuntansi

Situasi ini menunjukkan adanya ketidaksinkronan antara praktik keuangan global dan regulasi syariah domestik.

Standar Internasional Belum Sepenuhnya Nyambung

Fadlul juga menyinggung soal standar akuntansi. Menurutnya, praktik yang lazim dipakai di keuangan syariah internasional belum sepenuhnya diterapkan di dalam negeri.

“Secara accounting, saya sudah bahas juga dengan BI. Kita belum menerapkan standar akuntansi syariah yang dipakai internasional. Jadi ketika mau ajak investor global masuk, regulasinya nggak match. Ini juga jadi tantangan,” tegasnya.

Artinya, bukan cuma soal produk atau peluang investasi, tapi juga soal kerangka aturan dan standar pelaporan yang perlu disesuaikan agar lebih kompatibel dengan praktik global.

Tantangan Besar Industri Keuangan Syariah Indonesia

Pernyataan Fadlul ini memberi gambaran bahwa Indonesia sebenarnya punya potensi besar di sektor keuangan syariah, apalagi dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Namun, kalau regulasi dan standar belum selaras dengan kebutuhan industri global, investor asing bisa jadi memilih negara lain yang lebih “siap”, seperti Malaysia.

Ke depan, pembenahan regulasi, fatwa, dan standar akuntansi syariah jadi pekerjaan rumah penting. Tujuannya bukan untuk meninggalkan prinsip syariah, tapi justru membuatnya lebih aplikatif dan kompetitif di level internasional.

Search
Categories
Read More
Halal Travel
Liburan Akhir Tahun Namun Tetap Halal
Liburan akhir tahun memang menyenangkan. Namun bagi umat Muslim, liburan bukan sekadar soal...
By Halal Travel 2025-12-20 13:02:08 0 323
Bisnis & UMKM
Buat UMKM: Mendapatkan Label Halal kini Makin Mudah
Kesadaran masyarakat terhadap produk halal terus meningkat. Label halal kini tidak hanya...
By Bisnis Dan UMKM 2025-12-24 08:57:00 0 386
Investasi & Pasar Modal
Kenapa Anak Muda Harus Mulai Investasi?
Banyak anak muda berpikir investasi itu urusan orang kaya atau mereka yang sudah mapan secara...
By Keuangan Pribadi 2025-12-21 11:56:17 0 438
Perbankan Syariah
Mantap..Bank Syariah Indonesia menjadi BUMN: Untungnya Apa?
PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk resmi menyandang status sebagai Badan Usaha Milik Negara...
By Perbankan Syariah 2025-12-23 12:54:26 0 324
Investasi & Pasar Modal
Hati-Hati dalam Berinvestasi: Kasus Dana Syariah Indonesia
Investasi sering dipandang sebagai jalan untuk mengembangkan aset dan mencapai tujuan finansial....
By Keuangan Syariah 2025-12-22 04:27:48 0 515
HABYTE https://habyte.id